Perbedan Dispenser dengan Pendinginan Kompresor dan Non Kompresor

Saat ini terdapat dua jenis sistem pendingin yang paling populer untuk dispenser: sistem kompresor dan sistem non-kompresor (elektronik/termoelektrik).
Memahami perbedaan dispenser menjadi penting agar Anda tidak salah pilih. Jadi apa perbedaan antara dispenser kompresor dan non kompresor?
Cara Kerja Pendinginan Dispenser
Perbedaan pertama adalah cara kerja pendinginan antara keduanya.
Cara Kerja Dispenser Kompresor
Dispenser kompresor bekerja dengan memanfaatkan refrigran (freon) dan kompresor untuk menurunkan suhu air yang tersimpan di dalam tangki dispenser.
Cara kerja pendinginannya mirip dengan pendinginan pada kulkas maupun AC. Oleh karena itu dispenser kompresor mampu menghasilkan air yang dingin (mencapai 5°C–10°C) dalam waktu singkat.
Cara Kerja Dispenser Non-Kompresor
Dispenser non-kompresor umumnya menggunakan teknologi termoelektrik (Peltier chip). Alat ini memanfaatkan aliran listrik untuk menciptakan perbedaan suhu tanpa bantuan freon.
Air yang dihasilkan oleh pendinginan dispenser non-kompresor tidak sedingin dispenser kompresor, biasanya hanya berkisar antara 15°C–18°C.
Konsumsi Listrik
Perbedaan kedua adalah konsumsi daya listrik dari keduanya. Watt pendinginan dispenser biasanya tertulis berbeda dari watt pemanas.
Watt Dispenser Kompresor
Dispenser kompresor mengkonsumsi listrik lebih banyak dari dispenser non-kompresor. Penyebabnya adalah sistem pendinginan yang lebih kompleks dan mirip mesin pendingin lain.
Umumnya dispenser kompresor mengkonsumsi listrik lebih dari 50 Watt untuk proses pendinginan.
Watt Dispenser Non-Kompresor
Sistem pendinginannya yang lebih sederhana membuat dispenser non-kompresor mengkonsumsi watt yang lebih sedikit dari dispenser kompresor.
Umumnya dispenser non-kompresor mengkonsumsi listrik kurang dari 50 Watt untuk proses pendinginan
Harga Dispenser
Perbedaan selanjutnya adalah harga dispenser.
Harga Dispenser Kompresor
Dispenser kompresor dijual mulai dari harga Rp1.500.000. Cukup bisa dipahami karena sistem pendinginan kompresor menggunakan sparepart lainnya untuk bisa bekerja.
Harga Dispenser Non-Kompresor
Berdasarkan harga di marketplace, dispenser non-kompresor dijual dengan harga sekitar Rp1.000.000 hingga Rp1.500.000.
Kesimpulan
Dispenser kompresor cocok untuk Anda yang mencari dispenser dengan air dingin yang maksimal serta tidak masalah dengan harga serta konsumsi listrik.
Sementara dispenser non-kompresor cocok untuk Anda yang mencari dispenser dengan fitur pendingin dengan harga terjangkau.
Jadi, apakah sudah ada pilihan mau pilih dispenser yang mana?
Baca juga: Harga Dispenser Air GEA Terbaru
